Daigakuen no Nikki part 55: Formasi LEGO yang membentuk GRADASI


Kebahagiaan yang sederhana dapat memperbaiki mood seseorang.

Jumat, 21 Maret. Cerah, hujan, lalu cerah lagi.

Rina yakin Rina gak akan bisa kerjain skripsi hari ini. Makanya, Rina memutuskan ke kampus untuk mencari sesuatu yang menarik. Untungnya, sesuatu yang menarik itu ada di markas alien.

Jadi, SALAM UI dan anak buahnya (Formasi dkk.) mengadakan acara di sana. Entah acara apa, yang jelas Rina mengunjungi tiap stand anak buahnya SALAM UI. Salah satunya yang Rina kunjungi adalah stand Formasi FIB UI. Di sana ada hal yang menarik, yaitu…

…lomba lego.

Salah satu angota Formasi menawarkan Rina untuk main ini. Rina iyakan. Lalu, dia cari lawannya. Lawannya anak Formasi juga, akhwat, dan Rina lupa namanya.

Nah. Jadi, pertandingannya adalah membuat bangunan dari lego selama 5 menit dan bangunan tersebut harus punya filosofi tertentu. Rina cuma buat dalam waktu DUA menit dan hasilnya seperti ini.

lego

Judulnya Gradasi. Filosofinya itu bangunan yang warnanya seperti colour wheel. Menurut Rina, lego itu gak sempurna karena gak ada merah dan jingga. (Rina pengikut aliran RYB)

Setelah para juri yang Rina lupa berapa jumlahnya dan siapa saja berdiskusi, mereka memutuskan Rina menang. Lumayanlah. Dapat sebungkus Good Time.

Haha. Ternyata Rina bisa menang juga toh. Anyway, Rina senang karena mood Rina jadi membaik. Minimal, ada semangat untuk mengerjakan tugas BBI dan skripsi. Sekarang, Rina mau tidur dulu dan memimpikan analisis konstituen.

Selamat malam.

Posted by Rina

Daigakuen no Nikki part 54: lumut yang ada di otak perlu dibersihkan oleh ikan sapu-sapu


Nama pembimbing skripsi sudah diumumkan. Rina masih belum menemui beliau.

Duh. Galau. Rina berniat ganti topik karena tiba-tiba Rina mendapatkan inspirasi. Tiba-tiba. Anehnya, kenapa inspirasinya baru datang setelah nama pembimbing diumumkan ya?

Badam-badam yang bertebaran di Kepulauan Galapagos.

Galau. Galau. Otak Rina mulai dilumuti.

Omong-omong soal lumut, Rina mem-post foto bangkai ikan kemarin kan? Saat Rina tanya pada ayah Rina, ternyata itu ikan sapu-sapu yang suka makan lumut.

Ya.

IKAN SAPU-SAPU. BUKAN MUTAN DARI MARKAS RAHASIA DI UI ATAU DARI MIPA.

Rina kira panjang ikan sapu-sapu cuma 5 sampai 10 cm. Ternyata, saat Rina baca Wikipedia, panjangnya bisa mencapai 60 cm! Saat Rina mengukur bangkainya tadi, ukurannya 25 cm (Bangkainya masih ada. Utuh. Dan Rina mengukurnya dengan penggaris saat Rina mau ke perpus).

Waktu kecil, Rina pernah pelihara ikan sapu-sapu di kolam dan panjangnya gak sampai 10 cm. Selain itu, warnanya gak hitam pekat. Seingat Rina warnanya agak terang dan ada totol-totolnya. Makanya Rina gak menyangka bangkai ikan itu ikan sapu-sapu.

Ayah Rina juga bilang kalau ikan sapu-sapu bisa berjalan (atau merangkak?) di darat dengan siripnya, tapi gak bertahan lama. Pantesan ikan sapu-sapu itu mati di jalur sepekun.

Tiba-tiba Rina jadi kepikiran. Bagaimana kalau UI pelihara ikan sapu-sapu dalam jumlah banyak di danau? Nanti danaunya jadi bersih kan?


Suatu sore pada tanggal 4 Maret di jalur sepekun dekat shelter Seni dan Budaya. Lagi-lagi Rina menemukan hal yang aneh.

DSCN9948

Itu…

…bukan mutan kan? Kenapa ada bangkai ikan di jalur sepekun? Sepertinya bangkainya belum lama ada di situ. Soalnya, saat Rina naik sepekun tadi pagi, Rina gak lihat ada bangkai itu. Kalau lihat, Rina pasti sudah memotretnya.

DSCN9949

Tapi, kok Rina merasa ada yang aneh dengan ikan itu ya? Ekornya mengarah ke atas. Selain itu warnanya hitam banget.

Apa itu bangkai ikan mas yang berasal dari selokan ya?

Posted by Rina

Tiket masuk SeaWorld pun sudah dibeli…


DSCN9944…seharga Rp50.000,00.

28 Februari. Rina menguatkan niat untuk ke kampus hari itu padahal tidak ada kelas. Namun, ada 2 hal yang mengharuskan Rina untuk pergi ke daerah Pocin dari Bojong Gede. Pertama, Rina harus bertemu suci. Kedua, Rina mau mampir ke Detos.

Biasanya, Rina ke Detos untuk beli buku di TM Bookstore atau belanja. Namun, tujuan Rina pergi ke Detos pada hari itu lain. Rina mau beli tiket masuk SeaWorld!!!

Jadi, di lantai paling bawah Detos ada booth SeaWorld. Mereka sedang mengadakan promo potongan harga tiket masuk. Harga tiket masuk yang tadinya Rp100.000,00 jadi Rp50.000,00. Lumayan kan? Terutama untuk mahasiswa miskin seperti Rina. Rina beruntung Rina beli tiketnya pada hari itu. Soalnya, promonya berlangsung sampai 3 Maret 2014.

Oh ya. Di booth itu pula, mereka juga menjual merchandise dari SeaWorld. Didiskon pula. Dan ada boneka orca yang unyu banget (jadi ingat Makoto di Free!)… Tapi, keuangan Rina terbatas saat itu. Jadilah Rina harus berpuas diri dengan tiket yang sudah terbeli.

Nah. Tiket sudah dibeli. Tinggal menentukan tanggal yang tepat untuk pergi. Pokoknya, Rina mau bersenang-senang dulu sebelum mengerjakan bab 2!

Posted by Rina

1:28 pm »

Ceritanya…

…ada yang masih kerjain proposal sampai bolos kelas BBI. Hal yang paling parah adalah proposalnya cuma 5–6 halaman. Gila kan? Selain itu, niatnya adalah mengumpulkan proposal jam 4 sore.

 

Orang gila.

 

 

Rin, gak ada yang nyuruh lo skripsi. Lo aja yang seneng ambil jalan yang paling susah.